Sore hari menjelang malam, sebelum saya pulang, atasan saya mengajak saya diskusi. Bukan hal yang istimewa, tetapi beliau lebih tertarik membahas sesuatu yang esensial bagi kami, orang-orang yang bekerja di balik layar sebuah theme park.
Melakukan hal kecil lebih penting daripada tidak melakukan sama sekali
Itu pesan beliau.
Penting buat kami para pembangun imajinasi ini untuk terus mengeksplorasi. Mengeksplor hal-hal kecil. Sayangnya, seringkali kami tidak melakukan hal tersebut dan lebih cenderung mempersiapkan diri untuk hal-hal besar.
Tapi, Walt Disney pun memulainya dari sesuatu yang amat kecil.
Jangan menjadikan Disney sebagai acuan, karena memang mereka sudah begitu mapan dan seribu langkah di depan kami. Tapi, satu yang saya nikmati dari diskusi kemarin malam adalah, jangan membandingkan diri dengan siapapun, jangan merasa kecil, jangan merasa tidak bisa berbuat sesuatu yang besar, tetapi lakukanlah apa yang kamu bisa lakukan. Lakukanlah dengan yang terbaik. Jadilah yang terbaik di bidang yang kamu bisa lakukan.
Beliau menceritakan pengalamannya, saat mencoba melakukan apa yang para pembuat Sushi (orang Jepang asli) biasa lakukan dengan cara mengolah makanan Jepang tersebut dengan lihai, cekatan, dan presisi. Beliau mendapati dirinya tidak bisa melakukan hal itu. Betapa sulitnya membuat satu buah Sushi dengan tingkat kerapihan, kemiripan, dan kecermatan seperti karya pembuat Sushi asal Jepang itu. Itu dikarenakan, adanya persiapan panjang, adanya perlengkapan sebelum berkarya berupa latihan, eksplorasi, dan kedisplinan tinggi dalam diri pembuat Sushi itu, yang tidak dimiliki atasan saya.

Saya percaya, prinsip ini bisa diterapkan di semua bidang kehidupan manusia.
Eksplorasi = belajar. Belajar apapun dari hal-hal paling kecil sekalipun.
Dan belajar sudah seharusnya dilakukan tiada henti. Tidak berpuas diri, bukan untuk memupuk sisi ambisius manusia, tetapi tidak berpuas diri untuk membangun mental ingin menjadi yang terbaik dengan sikap selalu ingin belajar dan diajar.
Kerendahan hati adalah awal dari kemenangan. Mari belajar!
